Jamaah Haji Bali Pastikan Penuhi Kuota

Bali akan memberangkatkan jamaah haji ke Tanah Suci sesuain kuota, yaitu 509 orang, dalam musim haji tahun ini. Isu wabah Mers atau flu arab yang sempat muncul di media akhir-akhir ini, tidak memengaruhi animo Muslim di Pulau Dewata itu untuk menunaikan Rukun Islam Kelima.

"Belum ada yang menyampaikan batal berangkat karena ancaman flu arab," kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Mohammad Soleh, kepada Republika di Denpasar, Kamis (12/6).

Diakuinya, sejumlah jamaah haji yang telah menerima surat panggilan, ada yang memastikan tidak bisa berangkat. Namun, alasannya karena kondisi keuangan yang belum siap, mengingat biaya ibadah haji tahun ini bila dirupiahkan menjadi sangat tinggi.

Mengenai perkembangan berapa jumlah jamaah haji yang sudah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), Soleh menyebutkan baru akan melakukan rapat koordinasi Senin depan. Jadi belum bisa dipastikan, berapa banyak jamaah haji yang mendapat prioritas pertama mengundurkan diri.

Namun, kata Soleh, bila mereka yang mendapat prioritas pertama batal berangkat, akan digantikan calon jamaah haji yang nomor porsinya sudah terlewati. "Mereka adalah calon jamaah haji yang sudah pernah berhaji," katanya.

Nantinya, jamaah haji asal Bali akan berada dalam satu kloter dan selebihnya akan bergabung dengan jamaah Jawa Timur atau jamaah dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Dua tahun lalu, sebelum terjadi pemotongan kuota, jumlah jamaah haji asal Bali mencapai 639 orang yang terdiri dari dua kloter. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jamaah Haji Bali Pastikan Penuhi Kuota"

Posting Komentar